Selasa, 14 Juli 2015

KESEHATAN WANITA


 Kista Pada Wanita

Penyakit kista merupakan penyakit yang banyak menyerang kaum wanita. Kista sendiri merupakan benjolan yang berisi cairan yang berada di indung telur. Umumnya, adanya kista tidak disadari oleh penderitanya dan menghilang sebelum wanita mengetahui adanya kista tersebut. Meski demikian, beberapa wanita mengeluhkan adanya nyeri didaerah perut atau perut bagian bawah. Rasa nyeri dapat timbul jika kista mengalami ruptur atau pecah, akibat membesarnya kista dan peregangan jaringan disekitarnya, perdarahan di dalam kista, atau karena terpuntirnya kista yang mengganggu pembuluh darah disekitarnya. Kista yang berukuran besar dapat menimbulkan oenekanan atau pergeseran organ di sekitarnya.
Gejalanya dapat berupa cepat kenyang, kembung, dan sering merasa ingin buang air besar, atau kesulitan BAB, atau nyeri saat berhubungan seksual. Biasanya, seorang wanita tidak menyadari bila dirinya menderita kista, kecuali kalau sudah besar dan teraba dari luar. Kalaupun ada gejala, yang paling sering timbul adalah rasa sakit bila wanita tersebut menggerakkan perutnya. Rasa sakit ini bisa timbul karena terjadi robekan kista, pertumbuhan yang cepat, tegangan, atau perdarahan yang terjadi ke dalam kistanya sendiri atau kista yang berliku di sekitar suplai perdarahannya. Kista sering ditemukan secara kebetulan saat seorang wanita diperiksa karena ada keluhan pada kandunganya. Pemeriksaan USG merupakan teknik pemeriksaan yang sangat akurat terhadap adanya kista di daerah kandungan.
Penyakit kista ini sebenarnya merupakan penyakit tumor jinak karena kebanyakan penanganannya tidak melalui operasi besar. Namun berdasarkan tingkatan keganasan, penyakit kista dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu:
1. Kista non-neoplastik, yang sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan
2. Kista neoplastik, kista ini umumnya harus dioperasi, namun hal itu pun tergantung pada ukuran dan sifatnya

kista

Menurut Dr. dr. T. Z.Jacoeb, SpOG-KFER, kista tidak hanya dapat tumbuh di ovarium atau indung telur wanita saja, tetapi juga dapat tumbuh di paru-paru, usus dan bahkan di otak. Penyakit kista dapat disebabkan oleh polusi udara dan debu.
Adanya dioksin dari asap pabrik dan pembakaran gas bermotor dapat menurunkan daya tahan tubuh manusia yang kemudia akan membantu tumbuhnya kista. Selain itu dari faktor makanan, lemak berlebih atau lemak yang tidak sehat akan mengakibatkan zat-zat lemak tidak dapat dipecah dalam proses metabolisme sehingga akan meningkatkan hormon testosteron.
Ada 4 macam kista indung telur. Kista fungsional, dermoid, cokelat (endometriosis) dan kista kelenjar (cystadenoma). Sampai saat ini masih belum diketahui bagaimana terjadinya kista. Biasanya tumbuh sangat pelan dan sering terjadi keganasan pada umur lebih 45 tahun. Dari keempat kista ini yang paling banyak dan justru sering mengecil sendiri seiring dengan membaiknya keseimbangan hormonal adalah kista fungsional.
Penyakit kista juga dapat dikatakan penyakit degeneratif atau keturunan. Jika orang tua atau nenek anda pernah menderita penyakit kista atau mioma, maka dapat dipastikan anda termasuk salah satu keturunan pembawa sifat penyakit kista.

Kista Ovarium

Namun pembawa sifat bukan berarti penderita penyakit kista, anda dapat mencegah timbulnya penyakit kista dengan gaya hidup sehat. Hindari makanan-makanan berlemak tinggi, rajinlah berolah raga serta konsumsilah makanan dan minuman yang mengandung antioksidan. Karena antioksidan dapat menangkal radikal bebas dari polusi debu dan udara.
Walaupun penyakit kista  ini termasuk penyakit jinak, tatapi penyakit ini memiliki potensi untuk menjadi penyakit ganas. Dan apabila sudah menjadi seperti itu maka harus ditangani serius.
Beberapa gejala timbulnya penyakit kista adalah rasa nyeri sewaktu haid, nyeri perut bagian bawah, sering merasa ingin buang air besar atau kecil, dan pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut. Dan jika kista pecah, misalnya saat berhubungan seksual, penderita akan merasa nyeri yang bertambah bila melakukan aktivitas fisik berat. 

Makanan penyebab Kista Rahim Semakin Parah adalah :

  • Mengkonsumsi tauge dan sawi putih
Salah satu penyebab kista rahim yang semakin parah adalah tauge dan sawi putih.karena zat pada tauge bisa dapat memicu pembesaran sel-sel kista rahim anda. Dan selain itu anda juga harus menghindari sawi putih karena sawi putih dapat membuat obat yang anda minum tidak dapat bereaksi lagi dan sehingga akan membuat kista rahim akan semakin parah dan akan tumbuh dan berkembang.
  • Mengkonsumsi soft drink
Soft drink adalah minuman instan yang pada umumnya sanagt digemari oleh masyarakat luas, karena minuman tersebut akan menawarkan sensasi yang berbeda dari pada minuman rumahan yang biasa. Meskipun banyak sekali pakar kesehatan yang mengatakan bahwa minuman tersebut tidak lah terlalu bagus untuk kesehatan tubuh, akan tetapi banyak orang yang tidak mengindahkannya bahkan mereka memilih untuk mengabaikannya. Akan tetapi bagi anda yang menderita Kista Rahim Parah dianjurkan tidak lagi mengkonsumsi soft drink tersebut karena di dalam soft drink mengandung bahan-bahan seperti karsinogen, seperti soda, alkohol, dan bahan pengawet lainnya.
  • Seafood
Bagi penderita Kista rahim sebaiknya untuk menjauhkan seafood karena seafood dapat menyebabkan kista raim semakin membesar, kolestrol yang terkandung dalam seafood dapat merangsang pertumbuhan sel-sel kista. Maka dari itu sebaiknya menghindari makan makanan seafood jika anda merupakan penderita Kista Rahim semakin parah.

Tips : Jangan terburu-buru untuk melakukan tindak operasi, kenali gejalanya terlebih dahulu dan pahami penanggualangan dan pengobatannya,,!

Kesehatan adalah harta yang paling berharga.. :D

Semoga Sukses dalam menjalani aktivitas kita.